Salah satu aplikasi hukum kekekalan energi mekanik dalam kehidupan sehari-hari adalah pada permainan bilyar. Misalnya, bola bilyar A menumbuk bola bilyar B yang sedang diam. Pada peristiwa tumbukan bola bilyar dianggap tidak ada energi yang hilang jadi panas dan tidak ada gaya gesekan sehingga hukum kekekalan energi mekanik berlaku. Karena energi potensial semua bola sama sebelum dan sesudah tumbukan, maka energi kinetik kedua bola bilyar sebelum dan sesudah tumbukan sama besar. Jadi, ketika bola A kehilangan sejumlah energi kinetik, maka bola B akan menerima tambahan energi kinetik sebesar energi kinetik yang hilang dari bola A.

Contoh lain aplikasi hukum kekekalan energi mekanik adalah pada permainan ayunan, perhatikan Gambar disamping. Mula-mula usaha luar diberikan kepada sistem untuk membawa ayunan dari titik terendah O ke titik tertinggi A dan B. Di titik A dan B, sistem memiliki energi potensial maksimum dan energi kinetiknya nol. Ketika sistem mulai berayun, energi potensial mulai berkurang karena sebagian energi potensial diubah menjadi energi kinetik (sesuai dengan hukum kekekalan energi mekanik).

Pada waktu ayunan mencapai titik O energi potensial bandul nol karena semua energi potensialnya telah berubah menjadi energi kinetik. Selanjutnya pada perjalanan dari O ke B energi kinetik makin kecil karena sebagian energi kinetik diubah menjadi energi potensial. Ketika bandul tiba di B seluruh energi kinetik bandul telah diubah menjadi energi potensial
(di titik ini energi potensial maksimum).