Anda tentu pernah melihat tangga yang biasanya terdapat di pusat-pusat perbelanjaan. Berbeda dengan lift yang hanya dapat mengangkut beberapa orang sekali jalan, tangga berjalan (eskalator) dapat mengangkut 10 orang lebih banyak daripada lift. Sekitar 100 tahun yang lalu, orang-orang di Amerika Serikat menggunakan eskalator pertama di dunia. Alat ini ditemukan oleh Jesse W. Reno, pada tahun 1894.

Bagaimana cara kerja eskalator tersebut? Di dalam motor listrik terdapat kekuatan untuk menggerakkan eskalator. Motor menyebabkan rantai terus berputar. Rantai tersebut tidak pernah berhenti, sehingga disebut  rantai yang tidak terputus. Eskalator terbuat dari lempeng kayu kecil atau logam yang terus berputar pada rantai yang tidak terputus. Tiap lempeng memiliki roda kecil yang makin banyak di sepanjang rel yang ada di bawahnya. Saat eskalator naik, roda-rodanya akan meluncur di sepanjang rel untuk mendorong setiap lempeng ke pijakan. Rel akan memindahkan pijakan naik satu per satu, seperti tangga. Bagian paling atas tangga akan melebar dan pijakan menjadi rata. Tangga akan ke bawah menggunakan rantai. Pijakan masih tetap rata saat muncul dari bagian bawah eskalator. Rel pegangan yang Anda pegang juga selalu berputar, karena motor yang menjalankan rantai juga menjalankan rel pegangan. Rel pegangan bergerak dengan kecepatan yang sama dengan pijakan yang digerakkan oleh sistem katrol.